Posted by: yayurahayu | July 28, 2010

be bright you

Sepertinya dalam tubuh manusia, ada gerakan kecil di hati yang berseru.. “C’Mon look at me, i’m gergous..!”. Well,siapa yang tidak ingin “diakui”. Bahkan dalam sebuah ilmu kejiwaan manusia, bahwa salah satu aspek dasar manusia, adalah Kebutuhan untuk diakui.

Siapa yang tidak..?

Dan implementasi dalam hal kebutuhan itu berviariasi..

Ada yang berupa, Prestasi prestasi di kantor, sebagai pelajar, ada yang berbentuk Tugas tugas yang terselesaikan dengan baik, maju kedepan dan mengerjakan soal-soal dengan excellent.

Dalam hal sosialita, bergaul dengan beberapa kelompok, beberapa manusia, mengikuti alur kehidupan, nongkrong, makan-makan, nonton, bekerja, kegiatan sosial, dan hal-hal lain.

Karakter manusia terbentuk dari banyak hal.

Lingkungan keluarga (dan ini yang sangat basic dalam hidup manusia),
lingkungan sekolah, lingkungan bekerja, kelompok dan organisasi yang diikutinya.

Semakin banyak aktivitas yang diikuti, semakin kaya akan pengalaman dan informasi yang secara tidak langsung mempengaruhi kepribadian, cara berbusana, sopan santun, serta cara memandang suatu persoalan.

Seiring perjalanan kehidupan, ada banyak hal yang bisa mempengaruhi sifat dan karakter seseorang.

Sebuah contoh kecil, beberapa tempo doeloe, saya pernah melihat wajah manis seorang sahabat, lengkap dengan kerudung pink nya, bros putih melengkapi penampilannya, dan yang membuatku menatapa nya dengan iri, sebuah manset tangan putih menghiasi pergelangan tangannya.. Salut. Aku salut padanya. Ia begitu istiqammah menutup auratnya.

“Hai Asmaa’ ! Sesungguhnya seorang perempuan apabila telah datang waktu haidh, tidak patut diperlihatkan tubuhnya melainkan ini dan ini (Rasulullah berkata sambil menunjuk muka dan kedua telapak tangannya hingga pergelangannya)” (HR. Abu Dawud dari Aisyah r.a)

Sekali lagi, aku mengangkat empat jempol ku untuknya (walau untuk jempol kaki ku ia tak melihatnya ^^)

Namun, bertahun kemudian, ketika aku silaturahim ke rumahnya lagi..

Mungkin aku salah lihat, atau aku berharap,aku bisa keluar dulu sebentar, memastikan apakah ini benar rumahnya.. Namun ternyata benar, dia sahabat yang dulu pernah ku lihat, dan dengan wajah sedikit kikuk menyalami rombongan kami (dimana disitu ada yg bukan mahram nya, ia sama sekali tidak menutup aurat, mengenakan baju casual biasa, tanpa kerudung)..

Ya Allah.. Hatiku meringis, dan berharap suatu saat sesuatu yang dulu pernah membuatku kagum, akan ia pertahankan kembali.

Sekali lagi, manusia memang dapat berubah. Hanya ada dua pilihan. Menuju ke arah yang Lebih Baik, atau hanya Mundur kebelakang.

Pada sebuah halaman web, saya melihat wajah innocent seseorang yang dulu pernah saya lihat, ternyata betapa terkejutnya saya, mendapati pose nya yang sangat seperti model. Wajah dan sedikit pose yang ingin mengatakn pada dunia.. This is me..! (tapi benarkah itu dirinya yg sesungguhnya..?)

Atau pernah satu kali saya melihat facebook seorang kakak kelas, yang rupanya telah bertransform menjadi cantik, potongan rambutnya trendi, dan.. baju nya sangat minimalis.. cepat cepat saya menutup laman webnya. Kakak kelas saya berubah. Dari mengenakan hijab, sekarang dengan bangga membuka auratnya. Ada sebuah tindik di telinga nya, tato temporer bergambar kupu-kupu di lengannya.

People change and forget to tell each other.

– Lillian Hellman

Tiba tiba..

Aku hanya ingin dikenang, dari segala kebaikan dan kebaikan yang pernah ada,

Aku ingin dikenang, dari prestasi langit yang pernah kutoreh,

Mungkin penduduk bumi tak pernah tahu,

Atau mungkin tak pernah melihat sisi gemerlap wajahku,

Tapi ada yang tak pernah Tidur. Allah yang Maha Mencatat.

Sulit kadang mempertahankan sebuah idealisme.
Sesuatu didalam lubuk hatimu, sesuatu yang bercahaya,
namun kadang mulai redup akibat perbuatan kita sendiri,

Sulit memang memegang kebaikan itu, kadang malah seperti memegang bara api.
Itulah ke Istiqamahan, itulah sebuah idealisme indah,
yang kau berbeda mungkin dengan sekelilingmu, tapi kau dihargai karenanya.

Seperti kisah nyata seorang pemuda pemegang kas. Ia dikenang sebagai pemegang kas yang jujur. Setiap ada kegiatan, ia memegang uang konsumsi, bahkan kepingan receh kecil nyapun tak pernah ia abaikan, ia catat dengan rapih.

Jika ada kelebihan uang segera ia kembalikan kepada sang Ketua. Dan ketika ia meninggal beberapa bulan lalu akibat suatu penyakit yang dideritanya.. Sahabat sahabat nya mengenang ia sebagai pegang kas yang paling jujur yang pernah merekatemui.

Itulah ia. Kebaikan. Kejujuran. Mata uang yang berlaku di semua negara, ia ada untuk menentramkan hati dan nurani kita. Kehidupan kita yang singkat ini.

Kembali ke tulisan diatas.

Bahwa kita boleh bertransform menjadi apa pun, siapa pun, bahkan ada yang ingin menjadi ksatria baja hitam juga boleh ^^
Tapi ingatlah, untuk menjadi si Pemenang, dia yang beruntung.

“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin merekalah orang – orang yang beruntung” (Hadist)

Tak perduli seperti apa pun tampilanmu, siapa pun yang mengatakan hal – hal baik yang harus kamu lakukan, namun kebenaran sejati ada pada nuranimu.

Jadilah bintang yang bersinar terang selalu, menerangi gelap malam, menjadi penunjuk bagi musafir.

And be bright you..!

“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali-Imran: 191)

Posted by: yayurahayu | February 17, 2010

tears drop

I never carry an umbrella. I know you don’t too. I should have known better. We talked like there was no tomorrow. There really was no tomorrow. When I walked out of the uniformly frozen room and found the air outside swollen pregnant with the rain, I ran down the stairs. You never accepted my silent love. You demanded words. Jealousy. Tantrums. But I never could act. It was an unexpected summer rain. When you told me ever so casually that you found a friend, I pretended the same nonchalant casualness. The earth devoured the plump, wet drops with unbecoming eagerness. Of course I was nice to her. You should have understood I didn’t like her. The dust settled down with a sigh. Defeat. Acceptance. Maybe even approbation. I saw you hold her. I never told you I did. That’s when I stopped loving you and began pretending to. I scorn your foolishness. The imperfectly perfect drops touched my tired body. You stand waiting for me without an umbrella. I despise you for pretending to love the rain because I do. I dismiss the myth of tear shaped raindrops. I also dismiss the myth of true love.

Posted by: yayurahayu | February 11, 2010

without any words..

It was one those days. Where the earth sighed in contentment after a rain drench. The air heavy with the misty sprays. And people walked in lazy languor in the hope that the weekend would follow their pace.

And they walked too… Oblivious of people and their thoughts. In the rickety elevator, they held hands pretending to be oblivious to the frown of the bald guy with the religious bruised-sign on his forehead.

He holds her. His hands touched her in suggestive places.

Sighing in contentment, she whispered.
“What is the one thing that you would want to do with me?”

He was always one to have a lag in his answers. Like in those old long distance telephone calls. She was used to his pauses.

“Spend the rest of my life with you…”

An act of make love would have been what she expected. And that would have been so much easier.

And that’s how he said what she didn’t want to hear.

And that’s how he said something he’ll never say again.

He holds me without words.

Posted by: yayurahayu | January 31, 2010

Kanker Serviks

seminar kanker serviks yg saya ikuti di aula SMP PB.Soedirman jakarta baru2 ini, merupakan informasi yg bermanfaat bagi smua wanita untuk mengenal sekaligus mencegah kanker serviks secara dini. Seminar yg sangat bagus yg dibawakan oleh Narasumber yaitu seorang dokter yg berpengalaman yaitu Dr. Fredrico Patria. SpOg. yg mengabdi di Rumah sakit Permata, Cibubur jakarta. sebuah seminar yang antusias diikuti sejumlah Guru-guru TK, SD, SMP dan KPLS beserta staff yayasan Masjid PB Soedirman juga diikuti beberapa siswi SMA.

” Setiap Perempuan beresiko terkena kanker serviks tanpa kecuali kanker serviks dapat dicegah”

sebuah slogan yg ditulis dari “Help out servical cancer”
FAKTA menunjukkan bahwa :
1. kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada serviks (leher rahim).
2. merupakan kanker yg sering dijumpai pd perempuan indonesia setiap hari diperkirakan 20 org perempuan indonesia meninggal dunia karena kanker serviks
3. spt slogan dr yayasan kanker indonesia diatas bahwa setiap perempuan beresiko terkena kanker serviks.. gejala serviks dimulai usia 10 – 17 th, perlu pemeriksaan secara dini.. TAnyakan pada Dokter anda!!

PENYEBAB kanker serviks yaitu :
1. disebabkan oleh virus Human Pappiloma (HPV) yg bersifat Onkogenik (penyebab kanker)
2. Di dunia, diketahui tipe 16 dan 18 bersama-sama menyebabkan 71% kasus kanker serviks.

CARA PENULARAN HPV :
setiap perempuan beresiko terkena kanker serviks. diperkirakan 80% perempuan akan terinfeksi HPV semasa hidupnya and 40% among them will be infected HPV that will be a cause of cervical cancer!
HPV dpt ditularkan melalui hubungan seksual, hubungan suami istri. juga dpt terjadi meski tidak melalui hubungan suami istri seperti wanita yg sdg mengalami haid juga Ibu yg melahirkan. mengapa? karena hal – hal sprti itu adanya senggolan yg dpt terjadi infeksi pd leher rahim (serviks).

GEJALA dan Perjalanan KAnker serviks :
kebanyakan infeksi awal HPV dan kanker serviks stadium dini berlangsung tanpa menimbulkan gejala sedikitpun sehingga penderita masih dpt menjalani kegiatan sehari-hari.
apabila kanker serviks sdh mengalami progresivitas atau stadium lanjut maka gejala – gejala yg timbul diantaranya:
1. pendarahan setelah senggama
2. pendarahan spontan yg terjadi diantara periode menstruasi rutin.
3. timbulnya keputihan yg bercampur darah dan berbau.
4. nyeri panggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil
5. nyeri ketika berhubungan seksual.

apakah anda mengalami gejala diatas?? so, watch out 🙂

PENCEGAHAN (lindungi diri anda!!)
kanker serviks dapat ditanggulangii dgn beberapa hal berikut :(read this!!)
1. dgn VAKSINASI.>>merupakan pencegahan primer untuk mencegah terjadinya infeksi HPV 16 dan 18 yg menyebabkan 71% kasus kanker serviks

2. Deteksi dini > 1. dpt mendeteksi sel abnormal, lesi pra-kanker dan kanker serviks namun tdk dpt mencegah infeksi HPV. 2. kanker serviks yg ditemukan pd stadium dini dan diobati dgn cepat dan tepat dapat disembuhkan.

deteksi dini dan pengobatan yg terkenal di indonesia saat ini dgn Vaksinasi, Pap-smear dan IVA

kanker serviks dpt terjadi pd setiap perempuan..sprt remaja, dewasa (wanita yg sudah menikah), ibu yg sudah melahirkan …

Posted by: yayurahayu | January 30, 2010

my heart savior..

You understand my thoughts, as I did yours, A sentiment of misery, friendly comments no more. The sadness I feel so deeply down within my soul, knowing that you will no longer be there to console. I feel as though forever our worlds we have shared, life so different, after your words of wisdom said. You cheered me when thoughts were often very blue, encouraged me to write in different styles too. For a total stranger, you seem so familiar to me, you have many talents that you just don’t seem to see. Another world apart, you touched my heart within, words cannot describe the sorrow now set in. We somehow were aligned, a coincidence of time, although so encouraging, a melancholy kind. To just accept change and not analyse reasons, to acknowledge your decision, accepting ending seasons. The smothering of your soul, has troubled you within, with many demons that lay inside deeply in. Nearly parallel similarities, a paradigm of time, for once I am speechless, as words can’t describe. I have placed before you my masks of disguise, with overwhelmed anxiety, I would often run to hide. The walls I build, to stop melancholy creeping in, the sense of loss I’m feeling deep down within. A fellow creature of the night, a buddy and a friend, your comments and connections now to an end. A treasure to behold, a memory no-one can steal, a being of emotion, full of sadness I now feel. You stopped me being drowned from ingrained memoirs, although words you’ve said will never heal the scars. The thoughts of you going and no longer “Silver Wings”, while never met, I have lost a mate, a pal, a friend. A journey from the beginning, the past now unfurled, feeling bleak and vulnerable to the poetry world. You helped towards my confidence that was once blown, my guardian angel now leaving…now again to be alone…

Posted by: yayurahayu | January 26, 2010

thank you

Lying on my bed, three pillows high. Two mine and one borrowed in the owner’s absence.
Current thought: It’s been a year…
People came, people went. Some stayed on. They will leave tomorrow.
So many people were met. And I made a friend. Friend, he insisted and I let him be, though it stripped me off the innumerable possibilities that otherwise could have been speculated. I celebrated individual differences with him.
Indulged in the illusion called love. Fool’s paradise. But paradise, still. Yes, fool too.
Met more people. Fled some more.
It’s been one of the most happening years ever. It’s not as simple as classifying them as good and bad.
The shades in between will put even a paint company to shame.
Cribbed, cried, sobbed, laughed and teased.
Read.
Found. Lost.
Hurt and hurt. Victim and Guilty.
Sinful pleasure.
Made a lot of sacrifices no one noticed. Stupidity.
Posted. And posted some more. It’s been a year. And a little bit more.
For all the comments, criticisms and compliments. Thank you.
For all the mails, calls, meetings and messages. Thank you.
For inquisitive questions which I could have done without. Thank you.
For all the people that only just being-there. Thank you.



Posted by: yayurahayu | January 24, 2010

inside the book I’ve read

I am reading a book by Pico Iyer called “Falling off the map”.

He talks about lonely places; places that are not on international wavelengths, do not know how to carry themselves and are lost. When it comes to visitors they are shy, defensive.

Places that do not know how they are supposed to behave.

He then goes on to talk about his visit to Argentina, North Korea, Cuba, Paraguay, Vietnam… and a host of other places.
All exotic to me who’s never seen any of these places, and I won’t tell you which places, but some of them I had to look up the map to determine their location! So now I can at least proudly claim to have seen it all. Thanks to world maps.

I wonder… Was he traveling looking for these places, or did he actually visit them and then found them to be lonely?
Or did he have an idea that these places will be lonely places and went on to confirm his hunch?
Was the title written first and then the chapters?

There are more lonely places.

Posted by: yayurahayu | January 23, 2010

hanya aku (juga)kamu…

Hei, kamu. Iya, kamu! Aku memanggilmu.
Aku menulis ini buat kamu.

Ada yang mau aku kasih tahu.

Kamu tahu tidak, kalau tubuh kita mampu merehabilitasi kembali dirinya secara konstan? Secara harfiah, tubuh menciptakan dan menghancurkan dirinya sendiri -dalam setiap detik dari eksistensinya.
Tubuh manusia memperbaharui dirinya sendiri dengan menakjubkan: 98% sel diperbarui setiap tahun sekali.
Ini artinya, tubuhmu hari ini berbeda dengan tubuhmu kemarin. Karena setiap 6 minggu kamu mempunyai hati yang baru, dalam tiap bulan kamu punya lapisan kulit baru, dalam tiap lima hari kamu punya jalur pencernaan yang baru. Bahkan, tulang kerangka tubuhmu diperbarui dalam tiap tiga bulan.

Bayangkan!
Setiap tahun tubuhmu itu benar-benar berbeda dengan tubuh yang kamu miliki tahun sebelumnya.
Tubuhmu benar-benar berubah pada setiap selnya.

Berulang-ulang proses itu berlangsung, selama kamu hidup.

Kamu tahu, aku paham betul tentang tubuh. Tapi aku tidak pernah mampu memahami mekanisme perasaan. Atau jiwa. Atau ruh. Atau apapun lah, tetek bengek namanya. Pokoknya tentang itu aku tidak mengerti.

Semua orang pasti pernah, menutup mata, dan membayangkan melihat wajah ibu-ibu mereka. Atau setangkai mawar. Sekarang pun, kamu bisa membuktikannya. Tutup matamu, dan coba ingat-ingat rasanya dielus rambut dan kepalamu oleh ibumu. Atau, biar lebih gampang, coba ingat-ingat rasa es krim strawberry. Kamu merasakan dinginnya, merasakan wanginya, merasakan manis-masamnya. Tapi di mana rasa itu berada? Dengan cara yang sama, sekarang coba tutup mata, dan dengarkan tiba-tiba ada musik di kepalamu, padahal tidak ada tape atau gramafon dari dalam sana. Tapi berani sumpah, kamu tahu itu ada!

Semua orang pasti pernah jatuh. Entah jatuh dari pohon waktu masa kecil. Atau jatuh waktu belajar naik sepeda. Atau jatuh waktu main benteng-bentengan atau air soft gun (yang ini aku!). Jatuh sampai lutut berdarah, celana sobek, atau cuma luka baret. Ada yang cepat sembuh, lalu main lagi, lari-lari lagi. Jatuh lagi. Ada yang sampai bikin kaki patah, sampai rela ketinggalan setahun sekolah, tapi besok-besoknya juga tidak apa-apa. Dan bertahun-tahun kemudian, walaupun bekas lukanya masih ada, dan masih ingat kejadiannya, tapi tetap sudah tidak apa-apa.

Semua orang pasti pernah jatuh cinta, berkali-kali bahkan. Termasuk aku. Tapi kalau mau jujur sama hati, pasti ada satu kali yang berarti selamanya. Tidak ada gantinya. Bisa melakukan apa saja buat yang satu itu. Apa saja, walaupun itu berarti harus melepasnya.

Dan asal kamu tahu saja, semua manusia itu sama.
Kamu, itu aku.

Posted by: yayurahayu | January 8, 2010

aku, harapan dan 2010

Ada yg penuh harap dgn resolusi baru, ada yg menyesali perbuatannya di tahun lalu bahkan ada juga yang harus berbuat, dia tidak tahu!

Apapun itu, saya lebih suka menganggap semua peluang untuk berharap, berhasil, bermimpi dan berusaha kelak…adalah sebuah peluang dari sisa hidup kita yang masih diberikan kepada kita.

Ada yg bilang “hidup gw mah mengaliiiiiiir aja kayak air, follow the flow….”

Lalu pertanyaan menggelitik dari saya “mengalir kemana mas/mbak ? Kalo ke comberan gimana? Hehehe ^_^ ”
Semoga ndak yah, karena  kita diberikan hati dan akal untuk berfikir dan menimbang tujuan hidup ini kedepannya.

Posted by: yayurahayu | December 28, 2009

I’m not mad..just sad

I say something nice, they say I pretend to be good.

I say something bad, they never say I pretend to be bad.

I tell what’s right, they say “Cliche!”

I tell something controvertial, they say I’m provoking.

I fall in love and am devoted, they say naive.

I refuse to be in love, they say heartless.

I complain, they say I’m fussy.

I keep silent, they say I’m powerless.

I cry, they say I’m weak.

I wail, they say I’m stoned.

I do it, they say I’m wrong.

I don’t do it, they say I’m still wrong.

They ask me why I come back.

They never ask why I leave.

There must be a strong reason lies behind God gave us two ears to hear, two eyes to see, and one mouth to shut…

Older Posts »

Categories